Menengok Desa di Pojokan Pulau Jawa, Potensi Wisatanya Segudang

Menengok Desa di Pojokan Pulau Jawa, Potensi Wisatanya Segudang
Foto: wisatasitubondo.com
Sebuah desa di Situbondo memiliki keunikan tersendiri. Yakni tolerasi kehidupan beragamanya tinggi. Tak hanya itu, desa ini juga punya potensi wisata bernuansa pedesaan sangat beragam. Seperti apa?

Desa yang secara geografiis terletak di ujung timur Pulau Jawa ini bernama Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Situbondo. Posisinya berbatasan langsung dengan Taman Nasional Baluran dan Kabupaten Banyuwangi.

Jika dilihat dalam peta, posisi desa ini terletak di ujung paling timur dan utara pulau Jawa. Itulah sebabnya desa ini disebut sebagai pojokannya pulau Jawa. Ada dua laut yang membatasinya, yakni Selat Bali dan Selat Madura.

Uniknya, di desa yang berbatasan langsung dengan Selat Bali ini ada 5 agama yang dipeluk warganya. Yakni Islam, Kristen, Katolik, Hindu, serta Buddha termasuk tempat peribadatannya.

Desa Wonorejo juga kerap mendapat julukan 'desa kebangsaan'. Karena keberagaman kehidupan beragama warganya. Mereka memiliki toleransi tinggi, dapat saling rukun berdampingan meski beda keyakinan.
Desa Wonorejo SitubondoTuris di Desa Wonorejo Situbondo (Foto: Chuk Shatu W/detikcom)


Menariknya, kelima agama di Desa Wonorejo ini masing-masing memiliki tempat ibadah yang saling berdekatan. Tanpa merasa terganggu satu sama lain. Bahkan, saling menghormati antar pemeluknya.

"Di Desa Wonorejo sudah turun temurun, antaragama saling berdampingan. Tanpa merasa terganggu," kata salah seorang warga setempat, Razak, saat berbincang dengan detikTravel, Minggu (13/6/2021).



Baca Selengkapnya